Home > Articles > Konfigurasi static routing pada linux

Konfigurasi static routing pada linux

November 5, 2011 Leave a comment Go to comments
Networking

Networking

Static routing dapat digunakan untuk mengeset gateway jaringan secara manual. Hal ini sering terjadi apabila kita ingin mengakses ip public server padahal ip public tersebut juga dapat diakses secara local. Jadi, daripada harus melalui internet cloude, akan lebih cepat jika mengaksesnya dari LAN.

Pada Red Hat/Fedora, kita dapat menambahkan static routing untuk eth0 dengan mengedit file etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0. Sedangkan pada Debian Linux, kita dapat menambahkan static routing dengan mengedit file /etc/network/interface.

Dengan menggunakan perintah “ip”, kita dapat melakukan konfigurasi dan melihat static routing. Misalnya, untuk menampilkan tabel routing saat ini kita dapat mengetikkan perintah :

# ip route show

Sample output:

192.168.2.0/24 dev eth1 proto kernel scope link src 192.168.2.1
192.168.1.0/24 dev eth0 proto kernel scope link src 192.168.1.2
default via 192.168.1.254 dev eth0

Kita dapat menambahkan static routing menggunakan perintah berikut:
ip route add {NETWORK} via {IP} dev {DEVICE}
misalnya untuk network 192.168.55.0/24 tersedia melalui 192.168.1.254, berikut perintahnya:

# ip route add 192.168.55.0/24 via 192.168.1.254 dev eth1

sebagai alternative kita juga dapat menggunakan perintah berikut

# route add -net 192.168.55.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.1.254 dev eth1

Persistence Routing
Kelemahan perintah ‘ip’ atau ‘route’ diatas adalah ketika reboot Linux tidak menyimpan static routing tadi. Jadi, kita perlu menyimpannya dalam file konfigurasi.

Red Hat Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0/8 melalui 10.9.38.65.
Buka file /etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0 :

# vi/etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0

Tambahkan code berikut :

10.0.0.0/8 via 10.9.38.65

Simpan dan tutup file tersebut.
Restart networking

# service network restart

cek routing table yang baru

# route -n

Debian Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0 melalui 10.9.38.65
Buka file /etc/network/interfaces.
Tambahkan baris berikut :

auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.9.38.76
netmask 255.255.255.240
network 10.9.38.64
broadcast 10.9.38.79
### static routing ###
post-up route add -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65
pre-down route del -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: