Archive

Posts Tagged ‘linux’

Mengatasi error ‘cannot restore segment prot after reloc: Permission denied’

December 30, 2011 Leave a comment
selinux

selinux

Error diatas terjadi karena setting pada selinux.

Untuk mengatasi masalah diatas, lakukan langkah berikut :

  1. Masuk menu System -> Administration -> Security Level and Firewall -> SELinux Tab.
  2. Rubah setting dari “Enforce” menjadi¬† “Disabled”
Advertisements

Cara mengedit fstab pada saat “Repair filesystem”

December 30, 2011 Leave a comment
repair_file_system

repair_file_system

Pernahkah anda mengalami error berupa linux tidak bisa login karena adanya error pada filesystem ??.

Pada tulisan ini akan membahas bagaimana troubleshooting linux ketika muncul prompt “Repair filesystem” pada RHEL 5. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :

  1. Boot menggunakan CD/DVD installasi linux
  2. Pada saat boot prompt tekan F2
  3. Tuliskan ‘linux rescue’
  4. Tunggu sampai semua proses selesai
  5. Jalankan perintah berikut :
    # vi /mnt/sysimage/etc/fstab

Bridge Networking di Sles

November 9, 2011 Leave a comment

Sebagaimana tulisan di blog sebelumnya tentang Bridge networking di rhel, disini kita akan membahas implementasi bridge networking di Suse Linux Enterprise (SLES).
Berikut langkah-langkah untuk bridge networking :

  1. login sebagai root
  2. tambahkan code berikut:
    misal untuk bridge eth0 dan eth1

    ip addr flush dev eth0
    ip addr flush dev eth1
    brctl addbr br0
    brctl addif br0 eth0
    brctl addif br0 eth1
    ip addr add 192.168.4.3/24 brd + dev br0
    ip route add default via 192.168.4.254
  3. test dengan perintah ifconfig
  4. perintah diatas digunakan untuk temporary bridge networking. Ini berarti bridge networking akan hilang ketika komputer restart.

Bridge Networking di RHEL

November 8, 2011 1 comment

Pernahkah anda menangani server yang memiliki lan card lebih dari 1 buah ??. Pernahkah anda ingin mengoptimalkan fungsi 2 lan card tersebut untuk failover??. Jika iya, kita dapat menggunakan Bridge networking.
Dengan bridge networking kita dapat mengeset 2 lan card untuk failover. ini berarti apabila salah satu lan card tidak konek ke jaringan, maka koneksi akah dihandle oleh lan card lain yang masih aktif. Hal ini juga akan sangat menguntungkan, sehingga kita tidak perlu menghafal lan card mana yang digunakan dan tidak.
Masing-masing operating system memiliki cara tersendiri untuk menerapkan bridge. Pada tulisan ini, kita akan membahas tentang bridge networking di Redhat Enterprise Linux(RHEL).
Untuk mengeset bridge, lakukan langkah-langkah berikut :

  1. login sebagai root
  2. shutdown interface yang akan di bridge
    ifdown eth0
    ifdown eth1
  3. masuk ke /etc/sysconfig/network-scripts
    cd /etc/sysconfig/network-scripts
  4. edit file ifcfg-eth0
    vim ifcfg-eth0
  5. Tambahkan baris berikut
    DEVICE=eth0
    HWADDR=00:AA:BB:CC:DD:EE
    ONBOOT=yes
    BRIDGE=bridge0
  6. edit file ifcfg-eth1
    vim ifcfg-eth1
  7. Tambahkan baris berikut

    DEVICE=eth1
    HWADDR=00:AA:BB:CC:DD:FF
    ONBOOT=yes
    BRIDGE=bridge0
  8. edit file ifcfg-bridge0
    vim ifcfg-bridge0
  9. Tambahkan baris berikut

    DEVICE=bridge0
    BOOTPROTO=none
    ONBOOT=yes
    NETMASK=255.255.255.0
    IPADDR=192.168.1.2
    TYPE=Bridge
    USERCTL=no
    IPV6INIT=no
    GATEWAY=192.168.1.1
    DELAY=0
  10. jalankan interface

    ifup eth0
    ifup eth1
    ifup bridge0
  11. cek jaringan dengan perintah ifconfig

Konfigurasi static routing pada linux

November 5, 2011 Leave a comment
Networking

Networking

Static routing dapat digunakan untuk mengeset gateway jaringan secara manual. Hal ini sering terjadi apabila kita ingin mengakses ip public server padahal ip public tersebut juga dapat diakses secara local. Jadi, daripada harus melalui internet cloude, akan lebih cepat jika mengaksesnya dari LAN.

Pada Red Hat/Fedora, kita dapat menambahkan static routing untuk eth0 dengan mengedit file etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0. Sedangkan pada Debian Linux, kita dapat menambahkan static routing dengan mengedit file /etc/network/interface.

Dengan menggunakan perintah “ip”, kita dapat melakukan konfigurasi dan melihat static routing. Misalnya, untuk menampilkan tabel routing saat ini kita dapat mengetikkan perintah :

# ip route show

Sample output:

192.168.2.0/24 dev eth1 proto kernel scope link src 192.168.2.1
192.168.1.0/24 dev eth0 proto kernel scope link src 192.168.1.2
default via 192.168.1.254 dev eth0

Kita dapat menambahkan static routing menggunakan perintah berikut:
ip route add {NETWORK} via {IP} dev {DEVICE}
misalnya untuk network 192.168.55.0/24 tersedia melalui 192.168.1.254, berikut perintahnya:

# ip route add 192.168.55.0/24 via 192.168.1.254 dev eth1

sebagai alternative kita juga dapat menggunakan perintah berikut

# route add -net 192.168.55.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.1.254 dev eth1

Persistence Routing
Kelemahan perintah ‘ip’ atau ‘route’ diatas adalah ketika reboot Linux tidak menyimpan static routing tadi. Jadi, kita perlu menyimpannya dalam file konfigurasi.

Red Hat Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0/8 melalui 10.9.38.65.
Buka file /etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0 :

# vi/etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0

Tambahkan code berikut :

10.0.0.0/8 via 10.9.38.65

Simpan dan tutup file tersebut.
Restart networking

# service network restart

cek routing table yang baru

# route -n

Debian Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0 melalui 10.9.38.65
Buka file /etc/network/interfaces.
Tambahkan baris berikut :

auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.9.38.76
netmask 255.255.255.240
network 10.9.38.64
broadcast 10.9.38.79
### static routing ###
post-up route add -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65
pre-down route del -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65

How to show line number in vi or vim

March 4, 2011 2 comments

Line number in editing text using vi or vim is very useful. It is not shown by default, so..how we can make it visible??. There are two ways that we can do

First, while editing mode (not in inserting text mode), type the following

:set number

to hide it, just type the following

:set nonumber

Second, we can make vi or vim show line number by default. To do it, just write .vimrc in your home directory and add set number (without colon)

If we want to associate with keys (for example f6), we need to type the following in .vmrc

nnoremap <silent> <f6> :set number!<cr></cr></f6></silent>
Tags: , , ,

How to remove .svn recursively in linux

March 2, 2011 Leave a comment

In daily life,  we often want to eliminate. svn folders for application that has been uploaded to the server. in spite of to remove one by one file, it is better to use the following script to recursively delete that :

find -name .svn -print0 | xargs -0 rm -rf --verbose

it is just the same way if we want to search and then delete .svn file from windows using GUI.

Tags: , ,
%d bloggers like this: