Archive

Posts Tagged ‘network’

Merubah scope firewall di windows server 2003

January 10, 2012 7 comments
windows server 2003

windows server 2003

Firewall merupakan software/hardware yang digunakan untuk memberikan aturan-aturan tertentu pada sebuah komputer/server. Tujuannya, agar komputer kita lebih aman dari serangan hacker. Pada windows terdapat built in firewall yang bisa kita atur sedemikian rupa. Secara default port ditutup oleh firewall, sehingga ketika kita menghidupkan firewall, kita harus mendefinisikan program/service tertentu agar di allow untuk diakses.

Salah satu program yang secara default di block oleh firewall adalah file/printer sharing. Apabila kita menghidupkan firewall, maka kita tidak bisa melakukan folder sharing pada komputer kita. Agar bisa sharing kita harus menambahkan File/Printer sharing pada Firewall exception.

Secara default firewall exception pun hanya menambahkan pada scope subnet. Sehingga file sharing hanya bisa dilakukan di komputer yang berada dalam satu subnet dengan komputer kita. Untuk merubah scope firewall lakukan langkah-langkah berikut :

  1. Buka windows firewall
  2. Pilih exception tab
  3. Click File/Printer sharing
  4. Click Edit
  5. Click Change Scope pada setiap port
  6. Pilih any computer untuk memberikan privilege sharing
Advertisements

Bridge Networking di Sles

November 9, 2011 Leave a comment

Sebagaimana tulisan di blog sebelumnya tentang Bridge networking di rhel, disini kita akan membahas implementasi bridge networking di Suse Linux Enterprise (SLES).
Berikut langkah-langkah untuk bridge networking :

  1. login sebagai root
  2. tambahkan code berikut:
    misal untuk bridge eth0 dan eth1

    ip addr flush dev eth0
    ip addr flush dev eth1
    brctl addbr br0
    brctl addif br0 eth0
    brctl addif br0 eth1
    ip addr add 192.168.4.3/24 brd + dev br0
    ip route add default via 192.168.4.254
  3. test dengan perintah ifconfig
  4. perintah diatas digunakan untuk temporary bridge networking. Ini berarti bridge networking akan hilang ketika komputer restart.

Konfigurasi static routing pada linux

November 5, 2011 Leave a comment
Networking

Networking

Static routing dapat digunakan untuk mengeset gateway jaringan secara manual. Hal ini sering terjadi apabila kita ingin mengakses ip public server padahal ip public tersebut juga dapat diakses secara local. Jadi, daripada harus melalui internet cloude, akan lebih cepat jika mengaksesnya dari LAN.

Pada Red Hat/Fedora, kita dapat menambahkan static routing untuk eth0 dengan mengedit file etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0. Sedangkan pada Debian Linux, kita dapat menambahkan static routing dengan mengedit file /etc/network/interface.

Dengan menggunakan perintah “ip”, kita dapat melakukan konfigurasi dan melihat static routing. Misalnya, untuk menampilkan tabel routing saat ini kita dapat mengetikkan perintah :

# ip route show

Sample output:

192.168.2.0/24 dev eth1 proto kernel scope link src 192.168.2.1
192.168.1.0/24 dev eth0 proto kernel scope link src 192.168.1.2
default via 192.168.1.254 dev eth0

Kita dapat menambahkan static routing menggunakan perintah berikut:
ip route add {NETWORK} via {IP} dev {DEVICE}
misalnya untuk network 192.168.55.0/24 tersedia melalui 192.168.1.254, berikut perintahnya:

# ip route add 192.168.55.0/24 via 192.168.1.254 dev eth1

sebagai alternative kita juga dapat menggunakan perintah berikut

# route add -net 192.168.55.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.1.254 dev eth1

Persistence Routing
Kelemahan perintah ‘ip’ atau ‘route’ diatas adalah ketika reboot Linux tidak menyimpan static routing tadi. Jadi, kita perlu menyimpannya dalam file konfigurasi.

Red Hat Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0/8 melalui 10.9.38.65.
Buka file /etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0 :

# vi/etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0

Tambahkan code berikut :

10.0.0.0/8 via 10.9.38.65

Simpan dan tutup file tersebut.
Restart networking

# service network restart

cek routing table yang baru

# route -n

Debian Persistence Static Routing
Misal untuk mendefinisikan static routing pada network 10.0.0.0 melalui 10.9.38.65
Buka file /etc/network/interfaces.
Tambahkan baris berikut :

auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.9.38.76
netmask 255.255.255.240
network 10.9.38.64
broadcast 10.9.38.79
### static routing ###
post-up route add -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65
pre-down route del -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw 10.9.38.65

%d bloggers like this: